![]() |
| Persiraja harus mengakui keunggulan PSPS Riau dengan skor 1-2 pada laga kedua Liga Pegadaian Championship 2026-2027, Sabtu (19/9/2026) sore. |
ACEHDIURNA.COM, BANDA ACEH - Persiraja Banda Aceh sebenarnya masih memiliki peluang untuk membawa pulang poin dari Stadion Kaharudin Nasution, Rumbai, Pekanbaru. Namun, enam menit yang buruk pada babak pertama membuat perjuangan Lantak Laju berakhir sia-sia.
Persiraja harus mengakui keunggulan PSPS Riau dengan skor 1-2 pada laga kedua Liga Pegadaian Championship 2026-2027, Sabtu (19/9/2026) sore.
Pertandingan berlangsung relatif ketat hingga memasuki pertengahan babak pertama. Persiraja berusaha membangun serangan melalui Jayus Hariono, Martin Chavez, Indra Arya, dan Risky Safri.
Namun, serangan tersebut belum mampu membongkar pertahanan PSPS.
Sebaliknya, tuan rumah justru mampu memanfaatkan celah yang ada.
Petaka bagi Persiraja datang pada menit ke-34.
Antonia Gamaroni berhasil menjebol gawang Persiraja yang dikawal Andiyas Fransisco dan membawa PSPS unggul 1-0.
Gol tersebut ternyata bukan satu-satunya masalah bagi Persiraja.
Enam menit kemudian, tepatnya pada menit ke-40, PSPS kembali mencetak gol melalui striker asal Brasil.
Dalam waktu singkat, kedudukan berubah dari 0-0 menjadi 2-0 untuk PSPS.
Persiraja pun harus memasuki ruang ganti dengan defisit dua gol.
Memasuki babak kedua, Jaya Hartono mencoba melakukan perubahan untuk menghidupkan kembali permainan timnya.
Persiraja meningkatkan tekanan dan berusaha mengejar ketertinggalan.
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64.
Djakaridja Traore berhasil mencetak gol untuk memperkecil skor menjadi 1-2.
Gol itu membuat pertandingan kembali terbuka.
Persiraja mulai memiliki momentum untuk mengejar gol penyama kedudukan. Jaya Hartono kemudian melakukan pergantian pemain dengan menarik Traore dan memasukkan Dwiki Mardiyanto.
Namun, PSPS tidak membiarkan Persiraja mengembangkan tekanan lebih jauh.
Sejumlah serangan dan upaya serangan balik Persiraja mampu dipatahkan barisan pertahanan tuan rumah.
Waktu terus berjalan, tetapi gol penyama kedudukan yang dicari Persiraja tidak kunjung datang.
Hingga peluit panjang dibunyikan, PSPS tetap mempertahankan keunggulan 2-1.
Hasil ini membuat Persiraja kembali gagal mendapatkan poin pada awal kompetisi.
Setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Semen Padang di kandang sendiri, Persiraja kini kembali tumbang saat bertandang ke markas PSPS.
Sementara itu, PSPS berhasil mengamankan tiga poin pertamanya setelah pada laga pembuka harus mengakui keunggulan PSIS Semarang dengan skor 1-2.
Bagi Persiraja, pertandingan di Rumbai meninggalkan satu pelajaran penting: kesalahan dalam waktu singkat bisa menentukan hasil pertandingan.
Dua gol PSPS yang tercipta hanya dalam rentang enam menit menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Persiraja mampu mencetak gol balasan dan menunjukkan perlawanan pada babak kedua, tetapi kebangkitan itu datang ketika mereka sudah tertinggal dua gol.(*)

